Iklan Lazada

Keamanan Konsumsi Minuman Dalam Kemasan Aseptik Dan Pasteurisasi

Minuman segar tentu lebih sehat dibandingkan minuman dalam kemasan, terutama karena kandungan bahan pengawet dalam minuman kemasan. Tapi kemajuan teknologi saat ini berhasil membuat makanan dalam kemasan pun bisa dibuat agar tahan lama dengan pengawet yang aman dikonsumsi bahkan tanpa pengawet sekalipun.

Kemasan Aseptik
Contoh Kemasan Aswptik
Teknologi kemasan aseptik mengemas produk makanan dan minuman yang telah steril dalam kemasan yang juga steril. Cara pengemasan ini membantu produk agar tetap awet dalam waktu lama, bahkan dalam suhu ruang. Dengan 6 lapis material dengan fungsi yang berbeda, produk dalam kemasan aseptik bahkan bisa bertahan sampai 1 tahun selama kemasan tidak rusak dan belum dibuka.

Kemasan ini biasa digunakan pada produk susu cair UHT, jus, teh, santan, serta minuman tradisional. Yang penting saat membeli minuman kemasan, perhatikan kemasan dengan baik untuk memastikan kemasan masih berada dalam kondisi utuh, tidak penyok, atau berlubang sedikit pun.

Contoh Kemasan Pasteurisasi
Kemasan Produk Pasteurisasi
Bentuk kemasan ini sebenarnya mirip kemasan aseptik. Tapi biasanya kemasan ini hanya digunakan untuk mengemas produk pasteurisasi, sehingga tidak se-steril produk yang telah melalui proses UHT. Ciri kemasan ini adalah adanya tutup seperti tutup botol di bagian atas. Karena hanya melalui proses pasteurisasi, maka minuman kemasan ini biasanya hanya memiliki tanggal kadaluarsa yang singkat, yaitu sekitar 7-14 hari. Selain itu, minuman dalam kemasan ini juga harus disimpan dalam kulkas agar tidak cepat rusak.

Minuman yang dikemas dengan 2 jenis kemasan di atas biasanya tidak menggunakan pengawet tambahan, karena kemasan itu saja sudah membuat minuman lebih awet. Sedangkan minuman lain yang menggunakan pengawet biasanya menggunakan pengawet yang aman dikonsumsi, seperti natrium benzoat dan kalium sorbet.

Kedua bahan pengawet ini termasuk dalam daftar pengawet yang diperbolehkan oleh Badan Administrasi Pangan dan Obat di amerika Serikat, WHO, dan Badan Standarisasi Pangan Internasional. Jadi selama Anda tidak mengonsumsi minuman dalam kemasan secara berlebihan, masih terbilang aman.

Tapi tentu saja, kalau Anda menginginkan minuman yang lebih sehat, minuman dari bahan-bahan segar seperti jus buah yang Anda buat sendiri di rumah adalah pilihan yang lebih tepat. Soal praktis, memang tidak sepraktis minuman dalam kemasan. Tapi, manfaat nutrisi dari bahan alami jauh lebih bermanfaat bagi tubuh Anda.

Sumber : brighterlife.co.id/

Lazada Indonesia

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...